Selasa, 16 Oktober 2012

YUSRIL IHZA MAHENDRA DIANUGERAHI GELAR SRI NARENDRA DYAH BALITUNG SAIF AL-DIN WAL DAULAH

Bulan-Bintang.Org—Ditengah semaraknya berita tentang calon Presiden 2014 mendatang, muncul berita yang tidak biasa dan diluar perkiraan para politikus. Berita itu adalah penganugrahan gelar Sri Narendra Dyah Balitung Saif Al Din wa Al Daulah kepada Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra mantan Menteri Sekretaris Negara  yang juga Ketua Majelis Syuro DPP Partai Bulan Bintang. Gelar tersebut diberikan secara khusus dari para raja, sultan, dan pemangku adat se-Nusantara di Hotel Kartika Chandra,Jakarta, Kamis (27/9) malam.
Dalam sambutannya, Yusril mengatakan, akan terus memperjuangkan cita-cita luhur para pendahulu negara.  “Saya akan memegang amanah untuk meneruskan perjuangan bangsa mewujudkan cita-cita luhur bangsa, kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan bagi seluruh warga bangsa,” tegasnya

Yusril sendiri mengaku bahwa dirinya sudah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Terutama dukungan dari para sultan dan pemangku adat se-Nusantara untuk maju dalam Pilpres 2014. ” Terima kasih atas dukungannya saya siap maju seabagai calon Presiden mendatang,” tegasnya.
Yusril  sangat menghargai atas peanugrahan gelar tersebut dan menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan yang disampaikan oleh para sultan dan pemangku adat se-Nusantara.“Saya, bersama dengan istri, Rika Tolentino Kato Mahendra, anak-anak saya, serta seluruh keluarga besar mengucapkan ungkapan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas kepercayaan ini,” kata Yusril
“Amanah yang dipikulkan ke pundak saya tidaklah ringan, melainkan suatu beban yang mahaberat,” aku mantan menteri kehakiman dan HAM itu. Yusril menjelaskan, keberadaan kerajaan, kesultanan dan masyakarat adat Nusantara adalah bagian yang tidak terpisahkan dari terbentuknya NKRI. Sebagai bangsa yang besar, kata dia, pemerintah jangan sampai melupakan sejarah. (pbb-sam)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Media Online

pemuda

pemuda