Selasa, 14 Mei 2013

KEDUTAAN BESAR SINGAPURA KUNJUNGI MARKAS BESAR PARTAI BULAN BINTANG

Pancoran-20130326-02035Bulan-Bintang.Org—Kedutaan Besar  Republik Singapura di Jakarta  melalui Sekretaris satu bidang politik  Mr. Terence TEO mengunjungi Markas Besar Partai Bulan-Bintang, Selasa (26/03/2013) dalam rangka kunjungan persahabatan dan menyampaikan ucapan  selamat atas ditetapkannya Partai Bulan Bintang menjadi peserta pemilu 2014. Kunjungan persahabatan tersebut disambut oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Bulan-Bintang, BM Wibowo, SE, MM  didampingi oleh Wakil Sekjen Samsudin, SH dan DR. Endang Rudhiatin.
Mr. Terrence dalam pertemuan tersebut banyak menanyakan seputar situasi politik terakhir dan kesiapan partai Bulan Bintang mengikuti pemilu 2014 dan juga memberikan informasi  tentang sistem politik negaranya. Menurut Terrence di Indonesia situasi politiknya lebih dinamis dan demokratis sehingga melahirkan banyak partai politik sementara di Singapura lebih banyak dikendalikan oleh pemerintah, oleh karenanya hanya ada dua partai politik,  partai pemerintah dan partai buruh dan sistem pemilunya berbeda dengan Indonesia.”Di Singapura menganut sistem distrik sehingga  untuk meraih kursi parlemen partai politik hendaklah memenagkan pertarungan wilayah distriknya,” jelas Terrence

Sabtu, 02 Februari 2013

Sengketa PBB-KPU oleh Bawaslu berakhir seperti dagelan




1. Pemeriksaan sengketa PBB-KPU oleh Bawaslu berakhir seperti dagelan. Antara pertimbangan hukum dengan putusan gak nyambung samasekali;

2. Dua argumen PBB dibenarkan oleh Bawaslu yakni kterwakilan prmpuan dlm pengurus partai hanya di Pusat, bukan di daerah;

3. Terhadap keanggotaan yg oleh KPU dinyatakan tdk memenuhi syarat dan dibantah oleh PBB dalam sidang, Bawaslu menyatakan tdk dpt menilai;

4. Tapi anehnya keputusannya, Bawalu menolak permohonan PBB untuk disahkan sbg peserta pemilu;

5. Antara pertimbangan hukum dg putusan yg dibuat Bawaslu, logika hukumnya tdk nyambung, sehingga putusannya aneh;

Rabu, 14 November 2012


Media Online

pemuda

pemuda